Sabtu, 7 Nov 2026

Plt Bupati Pati Takziah ke Rumah Muhammad Aqib, Pemulangan Jenazah Berhasil Dituntaskan

PATI, SUARAPERS.COM – Duka menyelimuti keluarga Muhammad Aqib, pekerja migran Indonesia asal Desa Tanjunganom, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, yang meninggal dunia saat bekerja di Polandia. Di tengah suasana kehilangan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati turut memberikan perhatian dengan membantu mengawal proses administrasi hingga jenazah almarhum berhasil dipulangkan ke Indonesia tanpa membebani keluarga dengan biaya pemulangan.

Sebagai bentuk kepedulian, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, mengunjungi kediaman keluarga almarhum pada Jumat (30/10/2026). Kunjungan itu dilakukan untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga yang sedang menghadapi masa sulit.

Dalam kesempatan tersebut, Chandra hadir bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Pati dan perwakilan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

Atas nama pemerintah daerah, Chandra menyampaikan rasa duka cita mendalam atas kepergian Muhammad Aqib. Ia berharap almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT, sementara keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pati, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga diberikan kekuatan serta keikhlasan,” ungkapnya.

Chandra juga menyampaikan rasa syukur karena proses pemulangan jenazah dari Polandia telah berhasil diselesaikan. Dengan demikian, almarhum dapat kembali ke kampung halaman untuk dimakamkan di tanah kelahirannya tanpa menimbulkan beban biaya pemulangan bagi keluarga.

Bagi keluarga, kepulangan jenazah tersebut menjadi kelegaan tersendiri setelah melalui proses administrasi dan perjalanan panjang dari luar negeri.

Kakak kandung almarhum, Jamiin, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Pati, khususnya Plt Bupati Risma Ardhi Chandra, yang telah memberikan bantuan sejak keluarga pertama kali menyampaikan permohonan.

Menurut Jamiin, upaya tersebut bermula saat pihak keluarga mendatangi Pendopo Kabupaten Pati untuk meminta bantuan terkait proses pemulangan jenazah adiknya. Permohonan itu diterima langsung oleh Plt Bupati Pati.

“Kami sekeluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pati, khususnya Bapak Plt Bupati, yang sejak awal sudah membantu mengurus administrasi dan proses pemulangan jenazah adik kami dari Polandia,” kata Jamiin.

Ia menuturkan, saat menyampaikan permohonan tersebut, keluarga turut didampingi Forum Wartawan Pati (FWP) yang diketuai Ari Saptono. Pendampingan itu dilakukan ketika keluarga berupaya mencari jalan keluar agar jenazah Muhammad Aqib dapat segera dibawa pulang ke Indonesia.

Setelah pertemuan di pendopo dan mendapatkan tanggapan dari pemerintah daerah, keluarga kembali ke rumah sambil menunggu perkembangan proses pemulangan.

“Awalnya kami datang ke Pendopo Kabupaten Pati dan diterima langsung oleh Bapak Plt Bupati. Kami juga didampingi teman-teman Forum Wartawan Pati yang diketuai Pak Ari Saptono. Setelah itu, kami hanya menunggu di rumah. Alhamdulillah, hari ini jenazah adik saya akhirnya bisa dipulangkan dan dimakamkan di Desa Tanjunganom,” tuturnya.

Jamiin mengaku lega sekaligus bersyukur karena adiknya akhirnya dapat kembali ke kampung halaman untuk dimakamkan di tanah kelahirannya. Ia juga merasa terbantu karena seluruh proses pemulangan tersebut tidak membebani keluarga dengan biaya apa pun.

Kepulangan Muhammad Aqib bukan sekadar mengakhiri penantian keluarga, melainkan juga menjadi momen emosional setelah mereka menghadapi kabar duka dari negeri orang. Kini, almarhum dapat diantarkan ke tempat peristirahatan terakhir di kampung halamannya sendiri.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa perhatian terhadap pekerja migran Indonesia tidak hanya diperlukan ketika mereka bekerja di luar negeri. Dukungan pemerintah dan kepedulian berbagai pihak juga dibutuhkan ketika musibah terjadi, terutama untuk membantu keluarga memperoleh kepastian penanganan dan memulangkan jenazah agar dapat dimakamkan secara layak di tanah air. (A.R)