Rabu, 23 Sep 2026

Ratusan Siswa MTsN 3 Pati dan SMPN 1 Gembong Diduga Keracunan Usai Santap MBG

‎PATI, Suarapers.com – Ratusan siswa MTsN 3 Pati dan SMPN 1 Gembong diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (8/9/2026). Sejumlah siswa mengalami keluhan mual, muntah hingga diare dan harus mendapatkan penanganan medis.

‎Para siswa yang mengalami keluhan kesehatan tersebut kemudian dievakuasi ke sejumlah fasilitas kesehatan. Ambulans maupun kendaraan kepolisian tampak hilir mudik membawa siswa ke Puskesmas Gembong dan RSUD RAA Soewondo Pati untuk mendapatkan pemeriksaan serta perawatan.

‎Kepala MTsN 3 Pati, Drs. H. Zaenal Arifin, M.Si., membenarkan adanya sejumlah siswa yang mengalami keluhan kesehatan setelah menyantap menu MBG.

‎Menurut Zaenal, pada hari kejadian makanan MBG yang didistribusikan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) datang agak terlambat. Setelah makanan dikonsumsi, sejumlah siswa mulai mengeluhkan kondisi tubuh yang kurang sehat.

‎Keluhan tersebut tidak langsung dirasakan seluruh siswa. Sebagian besar siswa mulai mengalami mual, muntah hingga buang air besar pada malam hari dan berlanjut hingga Rabu (9/9/2026) pagi.

‎“Setelah makan banyak siswa yang mengeluh mual, muntah, bahkan ada yang BAB. Keluhannya dirasakan pada malam hari,” ujar Zaenal.

‎Berdasarkan informasi sementara dari pihak sekolah, siswa yang mengalami keluhan didominasi oleh kelas VIII dan IX. Sementara siswa kelas VII relatif lebih sedikit terdampak karena pada Selasa tersebut mereka sedang mengikuti kegiatan lomba.

‎Adapun menu MBG yang dikonsumsi para siswa terdiri dari **nasi bakar ayam suwir, telur ceplok, orak-arik tempe, lalapan, kerupuk udang, dan semangka.

‎Setelah keluhan bermunculan, pihak sekolah bersama petugas terkait melakukan evakuasi terhadap siswa yang membutuhkan penanganan medis. Selain ambulans, kendaraan kepolisian juga turut digunakan untuk membantu membawa siswa menuju fasilitas kesehatan.

‎Hingga Rabu (9/9/2026), sejumlah siswa masih menjalani pemeriksaan dan perawatan di Puskesmas Gembong maupun RSUD RAA Soewondo Pati.

‎Meski kejadian tersebut diduga berkaitan dengan makanan MBG yang dikonsumsi sehari sebelumnya, penyebab pasti gangguan kesehatan yang dialami para siswa masih harus dipastikan melalui pemeriksaan medis dan penelusuran dari instansi terkait.

‎Pihak sekolah pun terus berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan dan pihak terkait untuk memantau kondisi seluruh siswa serta mengetahui penyebab kejadian tersebut secara lebih jelas. (Bang_Bro)