PATI, Suarapers.com — Anggota DPRD Kabupaten Pati, Warsiti, mendukungan terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Pati dalam mendorong pengembangan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dengan langkah nyata pemkab saat gelar kegiatan Pelatihan Program Pengembangan Kapasitas Usaha Akbar yang digelar PT PNM Cabang Pati di Pendopo Kabupaten Pati.
Menurut Warsiti, pengembangan UMKM perlu dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas produk, tetapi juga penguatan kapasitas dan profesionalisme para pelaku usaha.
Ia menekankan pentingnya pelaku UMKM memiliki legalitas dan perizinan usaha yang jelas. Selain itu, sertifikasi halal juga menjadi salah satu aspek penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen serta memperluas peluang pemasaran produk.
Warsiti juga mendorong para pelaku UMKM untuk meningkatkan kemampuan dalam menyusun laporan keuangan. Pengelolaan administrasi dan keuangan yang baik dinilai penting agar pelaku usaha dapat mengetahui perkembangan usahanya serta menyusun strategi pengembangan secara lebih terarah.
Di tengah perkembangan teknologi digital, Warsiti turut mengajak para pelaku UMKM untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi. Platform digital dinilai dapat menjadi peluang besar untuk memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat yang lebih luas sekaligus meningkatkan daya saing UMKM.
“Pelaku UMKM harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Produk yang baik perlu didukung legalitas, pengelolaan usaha yang profesional, serta strategi pemasaran yang tepat, termasuk melalui media sosial,” ujarnya.
Di sisi lain, Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyampaikan bahwa penguatan UMKM akan terus dikaitkan dengan pengembangan aktivitas ekonomi dan sektor pariwisata daerah.
Hal tersebut disampaikan Risma Ardhi Chandra saat menghadiri kegiatan Pelatihan Program Pengembangan Kapasitas Usaha Akbar yang diselenggarakan PT PNM Cabang Pati. Menurutnya, pertumbuhan sektor pariwisata dapat membuka peluang pasar yang lebih besar bagi produk-produk UMKM lokal.
Pemerintah Kabupaten Pati juga tengah menyiapkan kegiatan car free night yang direncanakan berlangsung setiap bulan mulai akhir September. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk beraktivitas sekaligus memberikan peluang bagi pelaku UMKM dalam memasarkan produknya.
Selain itu, Pemkab Pati berencana melakukan perbaikan infrastruktur pendukung pariwisata serta mendorong kegiatan wisata bagi pelajar di wilayah Kabupaten Pati. Dengan meningkatnya mobilitas dan aktivitas wisata, perputaran ekonomi diharapkan dapat semakin dirasakan oleh masyarakat, termasuk para pelaku UMKM.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, PT PNM, dan para pelaku usaha, pengembangan UMKM di Kabupaten Pati diharapkan semakin maju, memiliki daya saing, serta mampu menjadi salah satu kekuatan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (Red)












