PATI, SUARAPERS.COM – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati menggelar kegiatan Sosialisasi Peningkatan Kualitas Pemberitaan dan Publikasi Media Online pada Senin (26/10/2026). Kegiatan ini menjadi upaya mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.
Acara tersebut dihadiri Kepala DPUTR Kabupaten Pati, Riyoso, S.Sos., M.M., Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Pati, Sugiyono, Sekretaris DPUTR Kristina Inti Retnoningrum, S.T., M.M., serta Widyo Utomo, bersama insan media.
Dalam sambutannya, Riyoso menegaskan pentingnya keterbukaan pemerintah terhadap kritik dan masukan dari media. Menurutnya, pemberitaan pers memiliki peran strategis dalam mengawal pelaksanaan pembangunan, khususnya proyek infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.
Ia membuka ruang bagi media untuk menyampaikan kritik secara objektif dan konstruktif, termasuk melakukan pengawasan terhadap proyek-proyek infrastruktur di Kabupaten Pati. Dengan demikian, pelaksanaan pembangunan diharapkan berjalan lebih transparan, berkualitas, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Sinergi antara DPUTR dan media, lanjutnya, tidak hanya sebatas penyebarluasan informasi kegiatan pemerintah, tetapi juga menjadi sarana evaluasi agar setiap program pembangunan dapat dipantau secara terbuka dan dipertanggungjawabkan kepada publik.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Pati, Sugiyono, mengajak para wartawan untuk mengedepankan fakta, akurasi, dan ketepatan sudut pandang atau angle dalam menyusun pemberitaan.
Menurutnya, kualitas informasi yang disampaikan kepada masyarakat harus didukung data yang jelas, sumber yang dapat dipercaya, serta penyajian yang berimbang. Ketepatan dalam menentukan sudut pandang berita juga diperlukan agar informasi yang diterbitkan sesuai dengan konteks persoalan dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, diharapkan terbangun komunikasi yang semakin baik antara pemerintah daerah dan insan pers. Media diharapkan mampu menjalankan fungsi informasinya secara profesional, sekaligus tetap kritis dalam mengawal kebijakan dan pelaksanaan pembangunan.
Pada akhirnya, kolaborasi yang sehat antara pemerintah dan media menjadi bagian penting dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik. Dengan pemberitaan yang akurat serta pengawasan yang konstruktif, pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pati diharapkan semakin transparan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (A.R)












